Untuk menguasai ilmu Akuntansi
aturan ini wajib diingat dan dipahami. Jika seorang ACCOUNTING tidak paham
tentang aturan ini dapat dipastikan logika jurnalnya kacau.
Aturan 1 : Klasifikasi Perkiraan
Menurut sifatnya perkiraan diklasifikasikan sebagai
aktiva, kewajiban, modal, pendapatan, dan biaya. Ingat juga identifikasi nomor
perkiraannya yaitu: (1) aktiva, (2) kewajiban, (3) modal, (4) pendapatan, (5)
hpp, (6) biaya, (8) pendapatan lainnya, (9) biaya lainnya.
Secara garis besar klasifikasi perkiraan di atas
dikelompokan menjadi 2 yaitu:
1) Perkiraan Neraca ( aktiva, kewajiban dan modal)
2) Perkiraan Rugi-Laba (pendapatan dan biaya)
Aturan 2 : Fungsi Debit dan Kredit dalam Perkiraan
aturan ini sangat prinsipil sehingga sangat perlu
pemahaman yang mendalam.
Aktiva : bertambah ( + ) dicatat di DEBIT,
berkurang ( - ) dicatat di KREDIT
Hutang : bertambah ( + ) dicatat di KREDIT,
berkurang ( - ) dicatat di DEBIT
Modal : bertambah ( + ) dicatat di KREDIT,
berkurang ( - ) dicatat di DEBIT
Pendapatan : bertambah ( + ) dicatat di KREDIT,
berkurang ( - ) dicatat di DEBIT
Biaya : bertambah ( + ) dicatat di DEBIT, berkurang
( - ) dicatat di KREDIT
jika kesulitan untuk menghapalnya bisa gunakan
tabel untuk lebih mudahnya
Aturan 3 : Pencatatan dengan Perkiraan
Untuk mencatat suatu transaksi ke dalam jurnal
perlu diteliti/dianalisa terlebih dahulu. Berikut tahapannya:
1) Tentukan pengaruh transaksi tersebut terhadap perkiraan
2) Tentukan perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut
3) Tentukan perkiraan mana yang akan di debit dan di kredit
4) Tentukan jumlah nominal yang di debit dan di kredit dan harus BALANCE
1) Tentukan pengaruh transaksi tersebut terhadap perkiraan
2) Tentukan perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut
3) Tentukan perkiraan mana yang akan di debit dan di kredit
4) Tentukan jumlah nominal yang di debit dan di kredit dan harus BALANCE
SALDO NORMAL
Jumlah penambahan yang dicatat dalam suatu
perkiraan biasanya sama atau lebih besar dari jumlah pengurangnya. Oleh karena
itu SALDO NORMAL semua perkiraan adalah POSITIF.
Bila sebuah perkiraan yang saldo normalnya debit
ternyata bersaldo kredit atau sebaliknya, maka hal ini merupakan petunjuk
adanya suatu kesalahan pencatatan atau keadaan yang luar biasa.
Berikut ini SALDO NORMAL setiap perkiraan menurut
klasifikasinya :
aktiva = DEBIT
hutang = KREDIT
modal = KREDIT
pendapatan = KREDIT
biaya = DEBIT
hutang = KREDIT
modal = KREDIT
pendapatan = KREDIT
biaya = DEBIT
No comments:
Post a Comment