Monday, February 29, 2016

Aturan-aturan Akuntansi



Untuk menguasai ilmu Akuntansi aturan ini wajib diingat dan dipahami. Jika seorang ACCOUNTING tidak paham tentang aturan ini dapat dipastikan logika jurnalnya kacau.
Aturan 1 : Klasifikasi Perkiraan
Menurut sifatnya perkiraan diklasifikasikan sebagai aktiva, kewajiban, modal, pendapatan, dan biaya. Ingat juga identifikasi nomor perkiraannya yaitu: (1) aktiva, (2) kewajiban, (3) modal, (4) pendapatan, (5) hpp, (6) biaya, (8) pendapatan lainnya, (9) biaya lainnya.
Secara garis besar klasifikasi perkiraan di atas dikelompokan menjadi 2 yaitu:
1) Perkiraan Neraca ( aktiva, kewajiban dan modal)
2) Perkiraan Rugi-Laba (pendapatan dan biaya)

Aturan 2 : Fungsi Debit dan Kredit dalam Perkiraan
aturan ini sangat prinsipil sehingga sangat perlu pemahaman yang mendalam.
Aktiva : bertambah ( + ) dicatat di DEBIT, berkurang ( - ) dicatat di KREDIT
Hutang : bertambah ( + ) dicatat di KREDIT, berkurang ( - ) dicatat di DEBIT
Modal : bertambah ( + ) dicatat di KREDIT, berkurang ( - ) dicatat di DEBIT
Pendapatan : bertambah ( + ) dicatat di KREDIT, berkurang ( - ) dicatat di DEBIT
Biaya : bertambah ( + ) dicatat di DEBIT, berkurang ( - ) dicatat di KREDIT
jika kesulitan untuk menghapalnya bisa gunakan tabel untuk lebih mudahnya

Aturan 3 : Pencatatan dengan Perkiraan
Untuk mencatat suatu transaksi ke dalam jurnal perlu diteliti/dianalisa terlebih dahulu. Berikut tahapannya:
1) Tentukan pengaruh transaksi tersebut terhadap perkiraan
2) Tentukan perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut
3) Tentukan perkiraan mana yang akan di debit dan di kredit
4) Tentukan jumlah nominal yang di debit dan di kredit dan harus BALANCE

SALDO NORMAL
Jumlah penambahan yang dicatat dalam suatu perkiraan biasanya sama atau lebih besar dari jumlah pengurangnya. Oleh karena itu SALDO NORMAL semua perkiraan adalah POSITIF.
Bila sebuah perkiraan yang saldo normalnya debit ternyata bersaldo kredit atau sebaliknya, maka hal ini merupakan petunjuk adanya suatu kesalahan pencatatan atau keadaan yang luar biasa.
Berikut ini SALDO NORMAL setiap perkiraan menurut klasifikasinya :
aktiva = DEBIT
hutang = KREDIT
modal = KREDIT
pendapatan = KREDIT
biaya = DEBIT

No comments:

Post a Comment

Tulisan Terpopuler

PERBEDAAN IFRS DAN PSAK

Metode penyusunan perbedaan dilakukan dengan membandingkan antara konsep yang terdapat di IFRS dengan yang terdapat dalam PSAK dan disu...